Tag: Agus Riyanto UNIKOM

  • Prodi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM Lahirkan Dua Akademisi, Perkuat Kiprah Keilmuan di Bidang Manajemen

    Prodi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM Lahirkan Dua Akademisi, Perkuat Kiprah Keilmuan di Bidang Manajemen

    BANDUNG, UNIKOM — Pada bulan Agustus 2026, Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali mencatat capaian akademik dan melahirkan dua doktor baru melalui keberhasilan Dr. Windi Novianti, S.E., M.M., dan Dr. Yadi Maryadi, S.E., M.Si. Keduanya dinyatakan lulus setelah mempertahankan disertasi masing-masing di hadapan Tim Promotor dan Tim Penguji. Sidang Promosi Doktor Dr. Windi Novianti, S.E., M.M., berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026, sementara Dr. Yadi Maryadi, S.E., M.Si., mengikuti sidang pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kedua sidang tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., selaku Promotor sekaligus Ketua Sidang.

    Dr. Windi Novianti Teliti Keputusan Investasi Generasi Z

    Pada sidang yang berlangsung 5 Agustus 2026, Dr. Windi mempertahankan disertasi berjudul “Keputusan Investasi Gen Z Melalui Bias Perilaku: Pendekatan Keuangan Keperilakuan dalam Konteks Paparan Media Sosial, Literasi Keuangan, dan Ekspektasi Keuntungan (Survey pada Mahasiswa Perguruan Tinggi yang Memiliki Galeri Investasi di Wilayah Jawa Barat)”. Topik tersebut menempatkan perilaku Generasi Z dalam mengambil keputusan investasi sebagai fokus kajian, dengan pendekatan keuangan keperilakuan yang mempertimbangkan paparan media sosial, literasi keuangan, dan ekspektasi keuntungan.

    Dr. Windi dibimbing oleh Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. sebagai Promotor dan Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., sebagai Co Promotor. Dalam mempertahankan hasil penelitiannya, ia mempresentasikan disertasi secara singkat sebelum menghadapi sesi pertanyaan dan tanggapan dari Tim Penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si.; Prof. Dr. H. Nugraha, S.E., Ak., M.Si., CA, CPA., CFP; Assoc. Prof. Dr. Yoyok Prasetyo, S.T., M.Sy.; dan Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, S.E., M.Si. Setelah melalui seluruh rangkaian evaluasi, ia dinyatakan lulus Ujian Promosi Doktor. Dalam rangkaian sidang tersebut, Dr. Windi tercatat sebagai Doktor ke-4 Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Pascasarjana UNIKOM.

    Dalam kesempatan tersebut, Dr. Windi menyampaikan rasa syukur atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktor di UNIKOM. Perjalanan akademiknya di UNIKOM telah berlangsung sejak jenjang S1 dan S2 Manajemen, hingga kemudian melanjutkan pendidikan doktor pada Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Pascasarjana UNIKOM. Saat ini, Dr. Windi juga mengabdikan diri sebagai dosen tetap UNIKOM. “Alhamdulillah, ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian studi saya. Prosesnya luar biasa, melewati berbagai rintangan dan tantangan, hingga akhirnya saya dapat mencapai jenjang pendidikan tertinggi, yaitu S3”, ungkapnya. Ia menilai sistem perkuliahan hybrid di UNIKOM menjadi salah satu kemudahan selama menempuh pendidikan, khususnya bagi mahasiswa yang berdomisili di luar Bandung.

    Dr. Yadi Maryadi Kaji Kinerja Perguruan Tinggi di Era Digital

    Masih di bulan yang sama, Program Studi Doktor Ilmu Manajemen kembali menggelar Sidang Promosi Doktor. Pada kesempatan tersebut, Dr. Yadi mempertahankan disertasi berjudul “Model Kinerja Perguruan Tinggi Swasta Berbasis Kepemimpinan Digital dan Sistem Informasi Manajemen Melalui Budaya Organisasi Sebagai Variabel Mediasi di Lingkungan LLDIKTI Wilayah II”. Disertasi Dr. Yadi mengangkat kajian mengenai model kinerja perguruan tinggi swasta dengan menyoroti kepemimpinan digital dan sistem informasi manajemen serta menempatkan budaya organisasi sebagai variabel mediasi.

    Dalam sidang tersebut, Dr. Yadi diuji oleh Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si.; Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA.; Dr. Elvera, S.E., M.Sc.; dan Assoc. Prof. Dr. Deden Abdul Wahab Sya’roni, Ir., M.Si. Sementara proses penyusunan disertasi dibimbing oleh Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. sebagai Promotor dan Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, SE., M.Si. sebagai Co Promotor. Setelah mempresentasikan disertasi dan menjawab berbagai pertanyaan serta tanggapan dari Tim Penguji dan Tim Promotor, Dr. Yadi dinyatakan lulus Ujian Promosi Doktor. Ia menjadi Doktor ke-5 Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Pascasarjana UNIKOM.

    Pada kesempatan tersebut, Dr. Yadi mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran Sidang Promosi Doktor yang menjadi puncak perjalanan akademiknya. Ia menyampaikan apresiasi kepada Rektor UNIKOM beserta jajaran pimpinan, dosen, promotor, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, fasilitas, doa, serta bimbingan selama masa studi. Menurutnya, sistem pembelajaran hybrid di UNIKOM memberikan kemudahan dalam mengikuti perkuliahan secara daring maupun luring, khususnya karena dirinya berasal dari Pagar Alam. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara, serta mengajak rekan-rekan DIM Angkatan 1 untuk segera menyelesaikan studi dan meraih gelar doktor bersama.

    Dalam disertasinya, Dr. Yadi mengangkat penelitian mengenai model kinerja perguruan tinggi swasta berbasis kepemimpinan digital dan sistem informasi manajemen dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi terhadap kinerja perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah II. Ia memilih topik tersebut karena relevan dengan proses transformasi digital yang tengah berlangsung di lingkungan LLDIKTI Wilayah II, dengan harapan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kinerja perguruan tinggi swasta.

    Dua Disertasi, Dua Perspektif untuk Menjawab Tantangan Manajemen Kontemporer

    Keberhasilan Dr. Windi dan Dr. Yadi menunjukkan keberagaman isu yang dikaji melalui pendidikan doktoral di Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM.

    Dr. Windi menghadirkan kajian mengenai keputusan investasi Generasi Z dan keuangan keperilakuan, sedangkan Dr. Yadi mengangkat kinerja perguruan tinggi swasta dalam konteks kepemimpinan digital, sistem informasi manajemen, dan budaya organisasi. Dua tema tersebut memiliki konteks yang berbeda, tetapi sama-sama berangkat dari persoalan manajemen yang berkembang di tengah perubahan lingkungan organisasi dan masyarakat. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan pengembangan akademik Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Pascasarjana UNIKOM. Dengan bertambahnya dua doktor baru, UNIKOM terus mendorong lahirnya insan akademik yang memiliki kapasitas keilmuan dan mampu menghasilkan kajian berbasis penelitian.

    UNIKOM Apresiasi Capaian Dua Doktor Baru

    Rangkaian Sidang Promosi Doktor tidak hanya menjadi tahap akhir perjalanan akademik, tetapi juga menjadi momentum penting bagi keluarga, promotor, penguji, serta sivitas akademika yang turut mendukung proses pendidikan doktoral.

    Setelah dinyatakan lulus, kedua doktor baru menerima Surat Keterangan Lulus Ujian Promosi Doktor dan mengikuti sesi foto bersama Tim Promotor, Tim Penguji, serta keluarga. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyampaian kesan, pesan, dan harapan dari promotor serta ungkapan rasa syukur dari masing-masing doktor baru.

    Rektor UNIKOM, Prof. 3. Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya Sidang Promosi Doktor Ilmu Manajemen yang diikuti oleh Dr. Windi dan Dr. Yadi, keduanya dinyatakan berhasil menyelesaikan seluruh tahapan akademik, mulai dari proses studi, penelitian dan disertasi, sidang tertutup hingga ujian terbuka, sebagai bagian dari pencapaian akademik di Program Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi UNIKOM sekaligus menunjukkan komitmen dan ketekunan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan doktoral. Rektor berharap capaian kedua doktor tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen lainnya yang tengah menyelesaikan disertasi agar dapat segera menuntaskan studinya dan mengikuti jejak keberhasilan para pendahulunya.

    Menurut Prof. Eddy, perjalanan studi para promovendus menjadi bukti bahwa jarak dan kesibukan bukanlah hambatan untuk meraih pendidikan doktoral. Dukungan sistem pembelajaran hybrid yang diterapkan UNIKOM memberikan kemudahan bagi mahasiswa, khususnya yang berasal dari luar daerah, untuk mengikuti perkuliahan, bimbingan, maupun berkomunikasi dengan promotor dan tim penguji secara efektif. Pemanfaatan teknologi digital tersebut menjadi bagian dari upaya UNIKOM menghadirkan proses pendidikan yang adaptif, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan zaman. Atas capaian tersebut, Prof. Eddy juga menyampaikan selamat kepada Dr. Windi Novianti, S.E., M.M., dan Dr. Yadi Maryadi, S.E., M.Si., serta berharap ilmu dan hasil penelitian yang diperoleh selama menempuh pendidikan doktor dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, institusi, dan masyarakat.

    Semoga capaian tersebut menjadi pijakan untuk terus berkarya, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan, organisasi, dan masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Inbiskom Unikom Rayakan Hut Ke-3 Koperasi Smart Dan Market Day 2026, Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Di Era Digital

    Direktorat Inbiskom Unikom Rayakan Hut Ke-3 Koperasi Smart Dan Market Day 2026, Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Di Era Digital

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus melalui penyelenggaraan kegiatan “Coop-Preneur Fest: Creative Action, Safe Innovation”, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi Smart (KOSMART) UNIKOM ke-3 dan Market Day UNIKOM, pada Senin dan Selasa, 20–21 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, memperkenalkan produk, membangun pengalaman berbisnis, dan mengasah kemampuan memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar.

    Bertempat di Lobby Smart Building UNIKOM, kegiatan Coop-Preneur Fest 2026 menghadirkan semangat kewirausahaan mahasiswa melalui berbagai booth yang menampilkan produk hasil kreativitas dan inovasi. Pada pelaksanaan hari pertama, tercatat 95 booth mahasiswa berpartisipasi dalam Market Day, sementara keseluruhan kegiatan melibatkan 622 mahasiswa yang terbagi dalam 260 kelompok bisnis. Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, Internasional Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., Direktur INBISKOM sekaligus Ketua Koperasi UNIKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak.CA., Ketua Panitia Coop-Preneur Fest, Apriani Puti Furfini, S.Kom., M.T., para pimpinan UNIKOM, Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, anggota koperasi, serta mahasiswa peserta Market Day.

    Ketua Pelaksana Coop-Preneur Fest 2026, Apriani Puti Furfini, S.Kom., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pimpinan, tamu undangan, anggota koperasi, serta mahasiswa yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan, Market Day UNIKOM tahun ini melibatkan 622 mahasiswa yang terbagi dalam 260 kelompok bisnis. Para mahasiswa menghadirkan beragam produk yang dikembangkan dan dipasarkan secara langsung selama kegiatan berlangsung. “Market Day’s tahun ini diikuti oleh 622 mahasiswa yang terbagi dalam 260 kelompok bisnis. Selama dua hari, para mahasiswa menghadirkan dan memasarkan berbagai produk yang mereka kembangkan sendiri. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar merancang produk, membangun usaha, memasarkan produk, berinteraksi dengan konsumen, hingga mengembangkan jiwa kewirausahaan”, tuturnya.

    Selain itu, ia menjelaskan bahwa terdapat beragam produk yang ditampilkan sivitas akademika meliputi makanan dan minuman, kuliner khas daerah, produk kreatif dan kerajinan, tanaman hias, hingga berbagai produk inovatif lainnya. Keberagaman tersebut menjadi gambaran potensi kreativitas mahasiswa UNIKOM dalam mengolah ide menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Apriani pun mengajak seluruh civitas akademika untuk memberikan apresiasi terhadap karya mahasiswa dengan membeli dan menggunakan produk yang mereka hasilkan. “Mari kita dukung usaha dan karya mahasiswa UNIKOM agar mereka semakin percaya diri untuk berinovasi, mengembangkan bisnis, dan menjadi generasi entrepreneur yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan UNIKOM”, tambahnya.

    Sementara itu, Direktur INBISKOM sekaligus Ketua Koperasi UNIKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak.CA., menyatakan bahwa Market Day’s merupakan salah satu bentuk pembelajaran kewirausahaan yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga melatih keterampilan dalam menjalankan aktivitas bisnis. “Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat berkumpul bersama untuk memaksimalkan salah satu ruang pendidikan yang sangat penting bagi mahasiswa, yaitu Market Day UNIKOM yang kedua, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Koperasi KOSMART UNIKOM yang ketiga. Mari kita berikan apresiasi untuk seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini”, ungkap Prof. Lilis.

    Prof. Lilis juga menyampaikan bahwa Market Day tahun ini diikuti oleh lebih dari 600 mahasiswa dengan berbagai kategori produk. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperlihatkan hasil pengembangan produk sekaligus belajar menghadapi konsumen secara langsung. “Market Day kedua ini diikuti oleh lebih dari 600 mahasiswa dengan berbagai kategori produk. Yang paling utama adalah mempersembahkan dan memperkenalkan produk-produk mahasiswa yang berkualitas, mulai dari berbagai produk makanan, hasil industri kreatif, kerajinan, hingga produk-produk lainnya”, jelasnya.

    Lebih lanjut, Prof. Lilis berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama Market Day tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Mahasiswa didorong untuk melanjutkan usaha yang telah dirintis hingga berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan. “Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Mahasiswa dapat melanjutkan bisnisnya sampai benar-benar menjadi industri yang berkembang. Tidak hanya berjualan secara offline, tetapi kedepannya juga mampu memanfaatkan platform digital sehingga produk-produk mahasiswa dapat dipasarkan secara online dan berkembang menjadi bisnis digital”, ungkapnya. Menurut Prof. Lilis, pemanfaatan teknologi digital akan memberikan peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dalam mengembangkan pasar. Karena itu, Market Day diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk terus menguji, memperbaiki, dan memperluas bisnisnya.

    Koperasi KOSMART UNIKOM, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi sebagai koperasi konsumen, tetapi juga mampu memperluas bidang usaha dan menjadi wadah pengembangan produk serta bisnis yang tumbuh di lingkungan UNIKOM. “Ke depan, kami berharap produk-produk yang dihasilkan dapat semakin terintegrasi dengan koperasi. Saat ini kita masih berada pada tahap koperasi konsumen, tetapi insyaallah ke depan kami akan terus mengembangkan dan memperluas usaha koperasi, termasuk dalam mendukung bisnis-bisnis yang tumbuh di lingkungan UNIKOM”, demikian pungkasnya.

    Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor 4 UNIKOM Bidang Teknologi Digital & ICT, Internasional Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., menilai Market Day dan Koperasi KOSMART UNIKOM memiliki peran strategis dalam membangun budaya kewirausahaan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak harus selalu berorientasi menjadi pekerja setelah lulus, tetapi juga dapat mempersiapkan diri sebagai pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan. “Kalau mahasiswa dan Gen Z nanti akan lulus, tentu perlu mulai merencanakan masa depan. Apakah ingin menjadi pegawai negeri, bekerja di perusahaan, atau justru membangun usaha sendiri. Jangan sampai kita hanya berpikir untuk menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan besar. Kita bisa mulai dari sesuatu yang kecil, kemudian berkembang menjadi usaha yang lebih besar”,  ungkap Prof. Zainal.

    Prof. Zainal menjelaskan bahwa perkembangan usaha dapat dimulai dari skala paling sederhana, seperti usaha rumahan, kemudian berkembang menjadi usaha mikro, kecil, hingga menengah. Tahapan tersebut menjadi proses penting untuk membangun pengalaman dan kemampuan mengelola bisnis. “Jangan menganggap usaha kecil sebagai sesuatu yang rendah. Justru dari usaha kecil itulah kita dapat membangun pengalaman dan secara bertahap mengembangkan bisnis”, jelasnya.

    Prof. Zainal juga menyoroti pentingnya kemampuan mahasiswa memadukan aktivitas bisnis secara langsung dengan pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, keberadaan physical tenant dan digital tenant bukan sesuatu yang saling menghilangkan, melainkan dapat saling memperkuat. “Di era digital, kita tidak perlu khawatir dengan keberadaan tenant fisik. Physical tenant dan digital tenant justru saling melengkapi. Orang yang datang secara langsung ke tempat seperti ini dapat mengenal produk secara fisik, tetapi pada saat yang sama produk tersebut juga dapat dipasarkan melalui kanal digital. Begitu pula sebaliknya, aktivitas digital dapat mendorong orang untuk datang dan melihat produk secara langsung”, tuturnya.

    Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan produk dan layanan yang sangat beragam, termasuk yang lahir dari kreativitas masyarakat di berbagai daerah. Potensi tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikembangkan melalui inovasi, pemasaran, dan pengelolaan usaha yang baik. “Indonesia kaya akan berbagai macam produk dan layanan. Di tingkat UMKM, kita memiliki banyak sekali potensi yang berasal dari berbagai daerah, suku, budaya, dan kreativitas masyarakat. Semua itu memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi apabila kita mampu mengelolanya dengan baik”, tambahnya..

    Puncak rangkaian seremonial HUT ke-3 Koperasi KOSMART UNIKOM ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Wakil Rektor UNIKOM bersama jajaran pimpinan dan panitia. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Koperasi KOSMART UNIKOM terus berkembang sebagai wadah inovasi yang mandiri dan adaptif serta mampu mendukung kreativitas kewirausahaan mahasiswa dan kesejahteraan civitas akademika UNIKOM.

    Usai prosesi tersebut, Wakil Rektor bersama jajaran pimpinan dan tamu undangan meninjau secara langsung booth Market Day’s yang dikreasikan oleh mahasiswa di sepanjang area Lobby Smart Building. Kehadiran pimpinan di booth menjadi bentuk apresiasi sekaligus kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai produk dan konsep bisnis yang dikembangkan mahasiswa. Tidak hanya menghadirkan aktivitas jual beli, Market Day juga dilengkapi dengan kompetisi Booth Terbaik Juara 1, 2, dan 3 serta kategori Penjualan Terbanyak. Tim penilai melakukan evaluasi berdasarkan kreativitas struktur booth, kualitas produk, inovasi, serta jumlah produk yang terjual.

    Pada sesi penilaian, tim juri berkeliling ke setiap booth untuk melihat langsung presentasi produk dan melakukan evaluasi. Dari total 95 booth yang berpartisipasi pada hari pertama, peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk dan menjelaskan konsep bisnis masing-masing. Penyelenggaraan Coop-Preneur Fest kemudian berlanjut pada hari kedua dengan menghadirkan Sharing Session P2MW Tahun 2026, talk show kewirausahaan bersama Ceptian Suryana, M.Ds., Founder dan CEO Jamise Syari, selaku narasumber sekaligus alumni UNIKOM serta pemilihan stan terbaik dari total 114 booth pada hari kedua.

    Melalui Coop-Preneur Fest 2026, UNIKOM tidak hanya memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memasarkan produk, tetapi juga membangun pengalaman kewirausahaan yang terintegrasi dengan pembelajaran, teknologi digital, dan penguatan koperasi. Semangat “Creative Action, Safe Innovation” menjadi dorongan agar mahasiswa berani mengubah kreativitas menjadi produk, produk menjadi bisnis, dan bisnis menjadi usaha yang berkelanjutan. Memasuki usia ke-3, Koperasi Smart (KOSMART) UNIKOM diharapkan semakin mampu menjadi penggerak ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus, sekaligus menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, civitas akademika, koperasi, dan pelaku usaha untuk menciptakan nilai ekonomi yang berdampak bagi UNIKOM dan masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dari Ide Kreatif Menuju Proposal Prospektif, Direktorat Ap2sc Unikom Gelar Seminar Strategis Dorong Dosen Raih Hibah Riset Dan Inovasi Untuk Indonesia Maju 2026

    Dari Ide Kreatif Menuju Proposal Prospektif, Direktorat Ap2sc Unikom Gelar Seminar Strategis Dorong Dosen Raih Hibah Riset Dan Inovasi Untuk Indonesia Maju 2026

    BANDUNG, UNIKOM – Guna meningkatkan kualitas dan daya saing penelitian dosen, Direktorat Aplikasi Pengembangan, Pelatihan & Service Center (AP2SC) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan seminar pada Jumat, 17 Juli 2026, bertajuk “Strategi Menembus Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Tahun 2026” dengan tema “Dari Ide Kreatif Menjadi Proposal Prospektif”. Bertempat di Ruang VVIP Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi dosen dan peneliti untuk meningkatkan kompetensi dalam menyusun proposal riset yang kompetitif dan berpeluang memperoleh pendanaan nasional.

    Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan upaya UNIKOM untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM). Melalui materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si., M.T., diharapkan lebih dari 30 dosen UNIKOM dan peserta yang hadir mampu menghasilkan proposal yang lebih berkualitas, memperoleh pendanaan dari BRIN, serta memperkuat kolaborasi lintas program studi untuk menghasilkan penelitian yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.

    Direktorat AP2SC menghadirkan narasumber utama, Profesor Riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si., M.T. Pada kesempatan tersebut, ia membagikan berbagai strategi dalam menyusun proposal Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) yang berkualitas, mulai dari merumuskan ide penelitian yang relevan, menyusun kebaruan penelitian (novelty), hingga membangun proposal yang memiliki peluang besar untuk memperoleh pendanaan.

    Selain itu dalam pemaparannya, Prof. Hanif juga membagikan pengalaman sebagai peneliti sekaligus evaluator berbagai program pendanaan riset nasional. Dengan kepakaran di bidang Sistem Informasi, Artificial Intelligence, Machine Learning, Big Data Analytics, Internet of Things (IoT), dan Smart Instrumentation, Ia juga mendorong para peserta untuk menghasilkan proposal penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan pembangunan Indonesia.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Para dosen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung mengenai strategi meningkatkan kualitas proposal, memahami aspek penilaian reviewer, serta menggali peluang kolaborasi riset yang dapat memperbesar peluang memperoleh pendanaan RIIM.

    Melalui seminar strategis tersebut, UNIKOM berharap semakin banyak dosen yang mampu menghasilkan proposal penelitian yang inovatif, kompetitif, dan berdampak, sehingga dapat meningkatkan perolehan hibah penelitian nasional sekaligus memperkuat budaya riset di lingkungan UNIKOM. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendorong lahirnya penelitian berkualitas, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Dengan peningkatan kapasitas dosen melalui program-program yang diselenggarakan AP2SC, UNIKOM optimis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi menuju Indonesia Maju. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Pelita Bangsa Perkuat Sinergi Layanan Mahasiswa Dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

    UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Pelita Bangsa Perkuat Sinergi Layanan Mahasiswa Dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 21 Mei 2026. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Pelita Bangsa (UPB), Cikarang. Bertempat, di Grand Meeting Room Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pelayanan mahasiswa, kehumasan, serta tata kelola administrasi perguruan tinggi.

    Rombongan UPB dipimpin oleh Direktur Administrasi Akademik, Edy Saptono, S.H., M.M., didampingi Kepala UPT Humas, Dr. Nining Yuningsih, S.Pd., M.M., beserta jajaran staf tata usaha dan humas UPB. Sementara dari pihak UNIKOM, kegiatan turut dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Direktur Administrasi Umum, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., Direktur Humas dan Protokoler, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., Direktur PMB, Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., serta jajaran Direktorat Administrasi Umum, Direktorat Humas dan Protokoler, serta Direktorat PMB UNIKOM.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh UPB serta menegaskan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola institusi. Assoc. Prof. Dr. Agus juga menjelaskan bahwa PMB merupakan garda terdepan yang berperan dalam melayani calon mahasiswa sejak proses pendaftaran hingga seleksi, sedangkan layanan administrasi mahasiswa setelah diterima dikelola oleh Direktorat Administrasi Umum. Menurutnya, keberhasilan layanan mahasiswa memerlukan sinergi yang kuat antarunit, termasuk dukungan Direktorat Humas dan Protokoler serta unit teknologi informasi.

    Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan kunjungan Universitas Pelita Bangsa sebagai kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan saling belajar dalam pengelolaan layanan perguruan tinggi. “Sebagai sesama institusi pendidikan, kita dapat saling bertukar wawasan dan praktik terbaik. Semoga diskusi ini memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi kedua institusi”, tuturnya.

    Sementara itu, Direktur Administrasi Akademik UPB, Edy Saptono, S.H., M.M., menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan UNIKOM atas sambutan dan penerimaan yang diberikan kepada rombongan UPB. Edy menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UPB untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan penerimaan mahasiswa baru, layanan akademik, dan tata usaha. Menurutnya, UNIKOM menjadi salah satu perguruan tinggi yang menjadi referensi karena dinilai memiliki sistem layanan yang baik dan terintegrasi. Melalui kunjungan ini, UPB berharap dapat memperoleh wawasan, berbagi pengalaman, serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan solusi dalam pengelolaan layanan mahasiswa. “Kami berharap dapat belajar banyak dari UNIKOM, khususnya terkait pengelolaan penerimaan mahasiswa baru dan pelayanan akademik. Semoga kunjungan ini memberikan manfaat bagi kedua institusi”, ungkapnya.

    Agenda utama kegiatan diisi dengan sesi diskusi interaktif antara tim UNIKOM dan UPB yang membahas berbagai aspek pengelolaan perguruan tinggi, meliputi sistem pendaftaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pelayanan akademik dan nonakademik, kehumasan dan kerja sama, keprotokolan, operasional sumber daya manusia (SDM), serta tata usaha yang diterapkan di masing-masing institusi. Dalam suasana yang konstruktif, kedua belah pihak saling bertukar pengalaman, strategi, dan inovasi guna meningkatkan kualitas layanan serta efektivitas pengelolaan mahasiswa dan calon mahasiswa.

    Melalui kegiatan benchmarking tersebut, UPB berharap terjalin hubungan kelembagaan yang semakin erat dengan UNIKOM serta terciptanya peluang kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan sistem layanan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa di era transformasi digital. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi dalam memperkuat jejaring dan kerja sama akademik di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)